Yang harus dilakukan Chelsea jika ingin juara

Dibawah kepemimpinan Carlo Ancelloti, “The Blues” Chelsea mendapatkan kembali karakter sebuah tim yang layak menjuarai liga sekelas liga primer inggris. Sempat diragukan dapat sukses karena ini adalah klub non Italia pertamanya ditambah keputusannya menggunakan pola 4-4-2 diamond yang tidak populer di Inggris, Don Carletto membungkam semua keraguan dan menggantikannya dengan pujian lewat hasil-hasil yang sangat memuaskan. Bila dibandingkan dengan pelatih sebelumnya yaitu Luis Felipe Scolari, jelas apa yang dicapai Carletto lebih baik.

Sepanjang putaran pertama liga primer, Chelsea telah mampu menampilkan permainan sebuah tim yang berkarakter juara, tangguh, penuh determinasi dan-ini hal baru yang dibawa Carletto-enak untuk ditonton. Tidak seperti saingannya yang tersendat diawal musim, The Blues langsung tancap gas dengan meraih enam kemenangan secara beruntun sebelum dihentikan Wigan. Saat-saat terbaik mereka musim ini adalah pada periode oktober-november dimana mereka meraih Sembilan kemenangan dari sebelas partai disemua turnamen yang diikutinya, termasuk dua kemenangan penting melawan Liverpool (2-0) dan Arsenal (3-0). Catatan tambahan kemenangan atas Arsenal diraih di kandang lawan di stadion Emirates. Buah dari stabilnya performa mereka adalah diraihnya posisi nomor satu di liga dan sejak awal liga tidak pernah terdepak dari tiga besar. Ini tentu sebuah pencapaian tersendiri bagi Chelsea dan fans pun sudah menyukai gaya Chelsea dibawah Carlo Ancelloti.

Namun meningkatnya grafik penampilan saingan mereka –siapa lagi kalau bukan- yaitu Manchester United, kemudian bangkitnya Tottenham Hotspurs beserta ambisi Manchester city menjadikan persaingan papan atas kian menarik. Laju Chelsea pun tersendat setelah deretan hasil positif mereka. Dimulai dari tersingkirnya mereka dari Carling Cup kemudian dikalahkan Manchester City (1-2) menjadikan The Red Devils mampu mempersingkat jarak poin hingga akhirnya sekarang tinggal satu poin. Desas Desus Bangkrutnya MU ternyata tidak mempengaruhi kedahsyatan penampilan tim asuhan Sir Alex Ferguson ini. Dengan semakin dewasanya permainan Wayne Rooney mereka menyapu partai-partai pada akhir tahun dengan tiga poin. Puncaknya pada awal bulan ini mereka sempat menyalip Chelsea dengan selisih dua poin sebelum kemudian tergeser kembali akibat kemenangan Chelsea atas Arsenal di Stamford Bridge.

Menarik dicermati persaingan kedua klub ini, sebab secara perhitungan praktis tinggal mereka yang berpeluang meraih titel juara setelah Liverpool sering melakukan kecerobohan dan Arsenal yang dipusingkan masalah cedera pemain kunci. Bagaimana peluang Chelsea dalam merebut trophy liga primer tahun ini ? Sangat terbuka, asal mereka mampu mengoptimalkan partai-partai yang diatas kertas mampu mereka menangkan serta tidak kehilangan fokus akibat bentrol jadwal dengan ajang lain seperti liga Champions dimana mereka pun memasang target juara. Jika dilihat dari jadwal mereka pada rabu ini mereka harus melawat ke kandang Everton. Partai ini terbilang cukup alot sebab meski Chelsea diunggulkan, Everton kerap merepotkan. Contoh terakhir adalah tertahannya mereka ketika menjamu The Toffees dengan skor 3-3 telah menunjukan sulitnya Everton dikalahkan, apalagi mereka baru dikalahkan Liverpool 1-0 dalam derby Merseyside tentu mereka butuh kemenangan untuk menaikan moral mereka. Selain itu periode yang perlu diwaspadai adalah periode 20 – 27 Februari dimana mereka akan melakukan sebuah partai penting melawan Inter Milan di fase knockout Liga champions dimana sebelumnya mereka mesti melawan Wolverhampton di kandangnya kemudian sesudahnya pada tanggal 27 februari mereka akan menghadapi The Citizen City. Masalah terbesar disini adalah fokus dan konsentrasi. Wolves mungkin bisa diatasi dengan mudah tapi tidak demikian dengan dua lawan terakhir. Inter jelas merupakan lawan selevel. Carletto pada musim lalu sering kesulitan melawan taktik The Special One. Jika pada partai ini mereka kalah dikhawatirkan akan berpengaruh pada partai sulit berikutnya menghadapi City. Ingat, pada pertemuan pertama mereka kalah 1-2. Maka bisa kita sebut partai melawan Inter adalah kunci dari konsistensi Chelsea di periode ini.

Partai-partai berikutnya yang berpotensi menggangggu kampanye Chelsea dalam merebut juara adalah melawan Aston Villa (Home 27 Maret), kontra Liverpool (away 1 Mei), dan Melawan The spurs (Away 17 April). Partai yang akan menentukan siapa juara musim ini adalah pada tanggal 1 April dimana dua raksasa merah dan biru akan bertemu di Old Trafford. Pada partai pertama Chelsea mampu menang dengan skor 1-0 namun di kandangnya MU adalah raksasa yang sulit terkalahkan. Maka duel ini akan menjadi ujian bagi Don Carletto apakah dia pantas disejajarkan dengan Jose Mourinho.

Selain faktor eksternal diatas, ada juga faktor internal yang perlu diwaspadai karena berpotensi menggagalkan ambisi juara Chelsea. Mereka adalah :

  1. Faktor cedera pemain kunci. Chelsea harus mampu mengeliminir jumlah pemain yang cedera, terlebih jika mereka adalah pemain kunci seperti Drogba, Lampards dan Terry. Hal ini paling sulit dilakukan karena cidera sangat sulit diprediksi, boleh dianggap ada sedikit campur tangan “nasib baik”
  1. Peter Cech kembali melakukan blunder. Musim ini Cech sering melakukan kesalahan-kesalahan yang merugikan seperti ketika melawan Everton. Jika tetap terjadi maka kekokohan pertahanan Chelsea akan berkurang.
  1. Essien sebaiknya tidak cedera. Ini subjektif, memang ketika Essien absen karena piala afrika mereka tetap menang, namun sejujurnya pemain petarung seperti Essien adalah kunci pertahanan berharga milik The Blues. Selain itu dia juga mahir melakukan tembakan jarak jauh seperti ketika melawan Barcelona di semifinal Liga Champions edisi tahun lalu.
  1. Kasus Terry dan rumor hengkangnya Joe Cole. Ini masalah yang cukup berat. Kasus skandal seks John Terry ditakutkan akan merusak konsentrasi tim. Apalagi bulan ini mereka akan menghadapi partai liga Champions melawan Inter. Sedangkan masalah Joe Cole sebaiknya bisa diselesaikan secepatnya dengan baik dengan alasan yang sama.

Chelsea adalah tim besar dengan ambisi yang besar pula. Kini salah satu target mereka yaitu juara liga primer sudah cukup terbuka, tinggal menjaga performa tim maka gelar pun dapat mereka raih. Dengan racikan strategi dan motivasi dari Manajer selevel Carlo Ancelloti ditambah sedikit nasib baik sepertinya hal itu akan dapat dilakukan. Kita tunggu….

3 Responses to “Yang harus dilakukan Chelsea jika ingin juara”

  1. julianusginting Says:

    mantaf analisanya bro

  2. sportingbucks Says:

    good article for you

    http://sportingbucks.com
    healthy living l football l Reviews

  3. andee Says:

    setuju banget gan…bravo chelsea


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: